16 Mahasiswa Universitas Ivet Ikuti Program Kampus Mengajar

Perwakilan dosen di dampingi oleh Ketua penyelenggara program kmpus mengajar Unisvet di sambut baik oleh Ketua dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Pemalang dalam kegiatan monitoring mahasiswa program kampus mengajar

Semarang, Sebanyak 16 mahasiswa Universitas Ivet (Unisvet) mengikuti program Kampus Mengajar (KM) angkatan I Tahun 2021 yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI). Ke-16 mahasiswa tersebut ditempatkan dan tersebar di 2 Provinsi di Indonesia yaitu Jawa Tengah dan Jawa Barat diantaranya Pemalang, Purbalingga, Demak, Kendal, Kota Semarang dan ciamis.

Program Kampus Mengajar merupakan program yang dihelat oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim untuk mengajak mahasiswa di seluruh Indonesia menjadi guru dan mengajar siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terluar) selama masa pandemi Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang Mualip MM salah satu wilayah yang menjadi rujukan penyelengaraan program Kampus Mengajar menyampaikan, sangat berterima kasih atas kunjungan dari ketua penyelengara kampus mengajar unisvet yang sudah memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk semangat dalam berkarya dan mengabdi di sekolah.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya program kampus mengajar ini dan berterima kasih kepada Unisvet yang telah mengirimkan mahasiswanya di SD wilayah kami untuk mengikuti program ini,” ungkap Mualip MM.

Ia juga berharap, program Kampus Mengajar terus berlanjut sebab sangat besar manfaatnya apalagi masih ada sekolah yang memang membutuhkan.

“Adanya program tersebut sangat membantu sekali terhadap siswa sebab bisa membantu dalam proses belajar mengajar. Selain itu juga memberikan semangat dan motivasi bagi siswa dan guru lainnya,”Ujarnya

Wakil Rektor Bidang Akademik Unisvet, Dr Luluk Elyana mengaku bangga dengan pencapaian ini. Sebab dengan mengikuti program tersebut, mahasiswa Unisvet memiliki spirit untuk turut membantu memajukan pendidikan di Indonesia.

“Kami menyambut baik dengan 16 mahasiswa Unisvet yang lolos seleksi program Kampus Mengajar Angkatan I. Program ini sangat baik untuk mahasiswa maupun Unisvet sebab kita bisa ikut berkontribusi untuk mendukung program Merdeka Belajar dari Kemendikbud Republik Indonesia walaupun memang kita belum memiliki program studi PGSD,” katanya.

Wakil Rektor 1 Unisvet berharap, mahasiswa Unisvet yang mengikuti program Kampus Mengajar dapat benar-benar berperan di sekolah yang ditempati.

“Tidak hanya dalam hal pendidikan atau pembelajaran saja, tetapi juga harus bisa membantu manajemen sekolah, administrasi, dan berbagai kegiatan lain. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan memajukan pendidikan di daerah 3T,” Imbuhannya.

Sementara itu Ketua Penyelengara program Kampus Mengajar Dr Slamet menyampaikan selama kurang lebih 3 bulan terhitung sejak tanggal 22 Maret 2021 hingga 25 Juni 2021 mendatang mahasiswa akan digembleng untuk turut berkontribusi memajukan dunia pendidikan di Indonesia khususnya di tingkat SD selama masa pandemi Covid-19 ini dengan terjun langsung di lokasi menerapkan sistem pembelajaran daring maupun luring.

“dalam kampus mengajar ini mahasiswa di tuntut harus bisa memberikan pemahaman materi dengan baik dan bisa menjadi fasilitator bagi siswa yang membutuhkan pemahaman pelajaran apalagi dengan adanya 2 sistem pembelajaran yaitu pembelajaran daring dan luring,” ungkap Dr Slamet.

Share this post on: