Universitas Ivet Buka Program Studi Pendidikan Agama Islam

Semarang, Universitas Ivet (Unisvet) kembali meraih prestasi di awal tahun ini dengan membuka Program Studi Pendidikan Agama Islam, pembukaan program studi ini menjawab kebutuhan masyarakat terutama para siswa yang telah lulus pada jenjang pendidikan SMA/SMK/MA untuk melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan tinggi dengan bidang keilmuan Pendidikan Agama Islam.

Pembukaan program Studi Pendidikan Agama Islam ini tepat pada bulan januari 2021 dimana Universitas Ivet (Unisvet) juga mengelar rangkaian kegiatan Dies Natalis ke 2, Rektor Unisvet Prof Rustono menyampaikan rasa bangganya atas hadiah yang di berikan pada awal tahun ini” bertepatan pada dies natalis ke 2 ini Universitas Ivet mendapat hadiah dari Direktorat Pendidikan Agama Islam kementrian Agama yaitu pendidiran Program Studi Pendidikan Agama Islam, ini menjadi hadiah terindah di usia kami yang baru brumur 2 tahun”

Dengan di bukanya Program Studi Pendidikan Agama Islam ini total Program studi di Universitas Ivet (Unisvet) berjumlah 23 Program Studi, “untuk sementara ini program studi pendidikan agama islam akan kami gabungkan sementara dengan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan selagi menunggu Program Studi Islam yang lain turun SKnya adapun program studi islam yang akan segera turun yaitu Program Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pendidikan Ekonomi Syariah, kesemua program studi islam itu nantinya akan kami gabungkan di satu fakultas yaitu Fakultas Agama Islam” Ujar Rektor Universitas Ivet dalam keterangan pers Selasa, (9/2/2021)

Sementara itu Direktorat Pengembangan Akademik Dit PTKIN Ditjen Pendis Kementrian Agama Dr Syafi’I dalam kegiatan Diskusi Kurikulum Prodi Pendidikan Agama Islam Kamis, (28/01/2021) lalu melalui daring menyampaikan di terimanya SK Pendiirian Program Studi Pendidikan Agama Islam menjadi PR Perguruan tinggi “dengan di terimanya SK pendidirian Program Studi baru Pendidikan Agama Islam menjadi PR bagi Universitas Ivet untuk bisa mngelola dengan baik pasalnya Prodi Pendidikan Agama Islam menjadi favorit di lingkungan Kementerian Agama pasalnya hampir dimiliki oleh seluruh perguruan tinggi keagamaan Islam. Baik yang bentuknya Sekolah Tinggi, Institut sampai Universitas itu pasti punya punya Prodi Pendidikan Agama Islam.”

Dr Syafi’I meminta Universitas Ivet harus bisa mencari cela apa yang akan ditonjolkan atau yang menjadi ciri khas serta pembeda dari berdirinya Prodi Pendidikan Agama Islam. Sehingga nanti prodi tersebut akan bisa lebih unggul dari program studi yang sama di perguruan tinggi yang lain.

“Kalau kita tidak punya pembeda, punya ciri atau keunggulan khusus maka persaingan yang sudah semakin ketat ini tentu saja akan semakin berat khususnya bagi prodi-prodi yang baru, makanya dari awal ini saya minta kepada pengelola Prodi Pendidikan Agama Islam harus merumuskan secara baik visi misi dan kurikulum agar menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa yang akan kuliah di program studi pendidikan agama Islam Universitas Ivet.”

Share this post on: