Menindaklanjuti audiensi antara Rektor Universitas Ivet Semarang dengan Kepala LPP Radio Republik Indonesia Semarang pada hari Selasa (9/4) lalu. Universitas Ivet dan Radio Republik Indonesia melakukan Penandatanganan MoU di Auditorium RRI Rabu (10/4). Acara tersebut dihadiri oleh Rektor dan jajarannya beserta para mahasiswa dan Kepala LPP Radio Republik Indonesia Semarang dengan jajarannya.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Ivet Semarang Prof Dr Rustono M.Hum., dan Kepala LPP Radio Republik Indonesia Semarang Drs. H. Anhar Achmad,. S.H., M.H., M.M., M.B.A., Dalam kesempatan tersebut Rektor menyampaikan bahwa Universitas Ivet Semarang siap untuk membantu Radio Republik Indonesia Semarang mengedukasi para pendengar setia terhadap suatu hal yang sedang terjadi di masyarakat di pandang dari segi pendidikan.

Menurut Kepala LPP RRI Semarang Drs. H. Anhar Achmad,. S.H., M.H., M.M., M.B.A., bahwa kerjasama ini sangat bermanfaat sekali bagi kita sebab dengan kerjasama ini kita bisa mendatangkan pakar – pakar dari pendidikan khususnya dari Universitas Ivet untuk bisa memberikan edukasi kepada para pendengar setia kami mengenai apa saja yang baru terjadi di masyarakat dari segi pendidikan dan budaya karena rektor Universitas Ivet ini adalah pakar pendidikan dan budaya yang sangat hebat bagi kami.

Dalam kesempatan tersebut RRI juga mengundang Rektor Universitas Ivet beserta para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk bersama sama berdiskusi mengenai Kepedulian Generasi Muda terhadap Pemilu 2019 yang dimana dalam acara tersebut juga di hadiri oleh ketua KPU kota Semarang Henry Cassandra Goltum.

Menurut ketua KPU kota Semarang Henry Cassandra Goltum.bahwa generasi muda khususnya para mahasiswa harus bisa berhati-hati dalam masa pemilu saat ini, karena sering di temukanya kegiatan money politik baik dalam bentuk uang maupun barang. Karena dengan kita menerima barang ataupun uang tersebut maka harga diri kita bakal jatuh sebab kita memiliki hak suara sendiri yang bebas dan tanpa terikat. Selain itu ketua KPU juga berpesan untuk para mahasiswa di harapkan untuk tidak golput. Karena sebenarnya golput itu di masanya tahun 70 an adalah bentuk perlawanan terhadap sifat pemerintahan terdahulu. maka dari itu jangan sampai di era modern seperti sekarang ini kita khususnya mahasiswa untuk menjadi golput gunakan hak pilih kita untuk masa depan negara kita 5 tahun mendatang.

Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono M.Hum., juga menyampaikan kepada para mahasiswa harus benar – benar dapat memilih pemimpin yang jujur tanpa adanya kegiatan money politik selain itu juga para mahasiswa di harapkan untuk tidak golput karena dengan kita golput berarti kita sndiri tidak punya pendirian. Kita harus memilih karena masa depan bangsa dan negara ini ada di tangan kita sendiri maju atau engaknya bangsa kita tergantung dari pilihan kita maka gunakan hak pilih kita di pemilu 2019 dan jangan golput.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code