Semarang, penerimaan hibah dikti merupakan suatu angin segar bagi dosen dosen di perguruan tinggi karena memacu semangat para dosen untuk memiliki ketrampilan dan mengaplikasikan kemampuan kepada masyarakat. Selain dosen para pelaku UMKM juga mendapat angin segar dari para dosen penerima hibah karena pelaku UMKM juga mendapat bantuan dari para dosen yg menerima hibah.

Salah satu UMKM yang di tinjau langsung oleh kemenristekdikti adalah UMKM bintang dan anugrah di kelurahan Bendan Ndhuwur Gajahmungkur milik prismawati yang memproduksi makanan mulai dari brownis, donat kentang, nuget dan tahu baso

Menurut risma “kami sangat terbantu dengan adanya bantuan dari ibu titik susiati karena dengan bantuan alat yang lebih moderen menjadikan tenaga dan produksi menjadi melimpah dan cepat”

Dra Titik Susiati M.Si menuturkan semoga dengan adanya bantuan alat yang lebih moderen menjadikan pelaku UMKM bintang dan anugrah menjadi lebih ringan

“Kegiatan monitoring evaluasi ini adalah salah satu kegiatan wajib yang di lakukan oleh kementrian riset dan teknologi karena dengan adanya monitoring ini kita bisa mengetahui hibah yang di berikan oleh dikti sudah terrealisasikan atau belum” ujar bagian DRPM Kemenristekdikti Dr Lili zalizar

Kali ini IKIP Veteran memperoleh hibah dikti taun angaran 2018 sebanyak 4 dosen diantaranya

Dr Risky Setyawan M.Pd., Joko suwignyo M.T., Drs. Ngubaidi Achmad M.Pd., Dra Titik Susiatik M.Si

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code