Universitas Ivet Semarang Adakan Sosialisasi Aplikasi Prima bagi Alumni

SEMARANG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) dan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) membuat sebuah aplikasi untuk mempermudah kinerja tracer study di perguruan tinggi.

Aplikasi tersebut adalah aplikasi Prima (Portofolio Mahasiswa dan Alumni) yang merupakan pengembangan aplikasi program tracer study terstandarisasi dengan menggunakan desain dan metodologi yang baku serta terintegrasi dengan PDDikti. Universitas Ivet (Unisvet) Semarang menggelar sosialisasi kepada alumni tentang Pengisian Data Aplikasi PRIMA secara daring melalui Zoom, Sabtu (9/1/2021).

Rektor Unisvet Prof Rustono menjelaskan tracer study merupakan studi pelacakan yang dilakukan kepada alumni setelah lulus. Bertujuan mengetahui outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja, penguasaan terhadap kompetensi, evaluasi proses pembelajaran dan penggalian terhadap sosiobiografis lulusan.

“Aplikasi Prima memiliki banyak manfaat di antaranya membantu kemudahan dalam mencari data dan riwayat alumni setelah lulus. Kemudian bagi alumni yang belum mendapat pekerjaan bisa memanfaatkan dengan mencetak CV Digital melalui aplikasi prima. Tentu yang paling utama tentu bisa meningkatkan nilai akreditrasi perguruan tinggi,” jelas Prof Rustono.

Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Tri Leksono MPd Kons menyampaikan alumni Unisvet sudah mencapai 40 ribu lebih. Untuk saat ini kampus memonitor data para alumni melalui tracer studi yang dibuat sendiri namun kurang efektif.

“Dengan adanya sosialisasi aplikasi Prima ini harapannya akan lebih membantu tentunya dapat mengatasi kesulitan kami di Universitas Ivet terkait dengan pelaksanaan tracer study mahasiswa dan alumni, mengingat hasil tracer study dapat menjadi alat evaluasi kinerja Unisvet terkait dengan akreditasi, klusterisasi perguruan tinggi dan outcome,” jelasnya.

Kordinator Penjaminan Mutu Belmawa Kemendikbud Retno Rahayu Suarni mengatakan Prima merupakan sebuah aplikasi atau sistem yang dapat digunakan oleh mahasiswa dan alumni untuk mencatat seluruh riwayat mereka dan terintegrasi dengan PDDikti.

Sebagai outputnya, aplikasi Prima dapat menerbitkan CV dalam bentuk digital. “Aplikasi Prima merupakan program yang dilakukan dan dibuat oleh Kemendikbud untuk bisa membuat semacam akun bagi mahasiswa dan juga alumni. Akun ini bersifat progressif dan dapat dikatakan semacam CV yang bersifat online yang sudah dibuat templatenya yang isinya bermacam-macam dan dilihat dari potensi dari mahasiswa itu sendiri. Baik itu kemampuan, kompetensi, pengalaman kerja, pengalaman organisasi,” paparnya.

Retno menjelaskan registrasi ke aplikasi PRIMA cukup mudah.

Mahasiswa dan Alumi hanya perlu masuk ke laman https://prima.kemdikbud.go.id/ kemudian menginputkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM), email, tanggal lahir, nomor telepon dan perguruan tinggi “Setelah data yang dimasukkan benar nanti akan mendapatkan email notifikasi yang berisi password untuk melakukan login ke dalam sistem,” jelasnya.

Retno juga menjelaskan aplikasi Prima memiliki beberapa fitur yang dapat diperbaharui oleh mahasiswa dan alumni seperti data biodata, prestasi, kegiatan dan pekerjaan “Jadi mudah untuk mengupdate data diri, dan ini tentu memudahkan perguruan tinggi dalam melakukan tracer study mengingat salah satu indikator kinerja perguruan tinggi adalah masa tunggu alumni untuk mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan studi,” jelas dia.

Mengingat aplikasi Prima disiapkan secara online dan akan terhubungan dengan sistem alumni atau tracer study, mahasiswa dan alumni wajib mengisi di aplikasi Prima dan melakukan update data terus menerus secara mandiri.

Share this post on: