Semarang, mahasiswa sebagai agent perubahan yang di mana tugas yang utama adalah menjaga keutuhan NKRI dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak manapun, Baru – baru ini beredar kabar akan ada gerakan people power oleh salah satu paslon people power sendiri adalah gerakan massa secara besar-besaran dengan tujuan melakukan perubahan kekuasaan di suatu negara di luar cara konstitusional yang ditentukan dalam konstitusi.

Dalam aksi people power tersebut tersiar kabar akan adanya ajakan besar-besaran yang melibatkan seluruh mahasiswa di Indonesia untuk mengikuti aksi tersebut. Hal ini merupakan pelangaran yang sangat besar dalam konstitusional dan tentunta merusak keutuhan NKRI. Maka dari itu Universitasn Ivet mengadakan deklarasi bersama untuk menjaga keutuhan NKRI, sebab NKRI adalah Harga mati dan mahasiswa harus menjaga itu.

Wakil Rektor 3 Drs. Tri Leksono P., M.Pd. Kons. Bidang Kemahasiswaan menyampaikan mahasiswa bukan untuk merusak NKRI maka dari itu kami melarang mahasiswa untuk ikut dalam aksi tersebut. Dan kami memberikan sanksi tegas kepada para mahasiswa yang mengikuti aksi people power.

Drs. Tri Leksono P., M.Pd. Kons juta Mengajak mahasiswa untuk menjaga keutuhan negara dan menjunjung tinggi pancasila, uud’45 , bhineka tunggal ika dan NKRI sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta melarang berbagai bentuk kegiatan yang bertentangan dengan pancasila, dan anti NKRI, inteloransi, radikalisme, komunisme serta terorisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code