Guest Lecture Kembangkan Motivasi Berbahasa Inggris Mahasiswa Iniversitas Ivet

Guest Lecture Kembangkan Motivasi Berbahasa Inggris Mahasiswa Iniversitas Ivet

Semarang – Universitas Ivet adakan kembali Guest Lecture dengan tema Winter Program dengan mengundang Narasumber Dr. Yoga Prihatin, M.Pd selaku Kepala Kantor Kerja Sama dan Hubungan Internasional Universitas Pancasakti Tegal dan Mahsa Hashemi selaku mahasiswa internasional Universitas Ivet Semarang dari Iran secara daring melalui media zoom pada hari Kamis (9/12).

Pada kesempatan itu kepala Bagian kerjasama Universitas Ivet Rizky menjelaskan bahwa Guest Lecture ini merupakan acara rutin yang akan selalu di adakan oleh Universitas Ivet.

“Pada kesempatan kali ini kita menghadirkan mahasiswa dari Universitas Ivet sendiri yang berasal dari Iran, dia adalah salah satu dari 3 mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan S1 di Universitas Ivet jadi kegiatan ini juga sekaligus mengenalkan mahasiswa asing tersebut kepada seluruh Sivitas Akademika bahwa Universitas Ivet Memiliki mahasiswa dari luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Luluk Elyana mengungkapkan bahwa Universitas Ivet Siap Go International.

“Terima kasih kepada mahasiswa yang telah mengikuti program internasional pertukaran pelajar. Mahasiswa berhak memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti program tersebut. Harapannya melalui webinar ini, Universitas Ivet Semarang akan semakin jaya melalui program Guest Lecture, ” Ungkap Dr Luluk Elyana dalam sambutannya.

Dr. Yoga Kepala Kantor Kerja Sama dan Hubungan Internasional Universitas Pancasakti Tegal menyampaikan bahwa belajar bahasa Inggris ini sangat penting.

“Dasar dari belajar bahasa inggris adalah percaya diri, terus latihan, dan tidak menghiraukan logat kita selama pengucapan kita benar If you want to grab world, you must grab English first,” Nasihatnya kepada 500 peserta webinar.

Sebagai mahasiswa internasional Universitas Ivet dari Iran, Mahsa Hashemi memberikan caranya mempelajari bahasa baru dengan cepat.

“Ada empat hal yang perlu dilakukan yaitu mengambil risiko dan berbicara dengan bahasa Inggris kapan pun kita bisa; mencari umpan balik ketika latihan; memanfaatkan aplikasi bahasa asing gratis; serta menjadikan belajar bahasa baru sebagai hobi.” Ungkapnya.

Wartawan : Virma & Tika