LANGKAH AWAL MENUJU KEWAJIBAN YANG LEBIH BESAR & BERAT

LANGKAH AWAL MENUJU KEWAJIBAN YANG LEBIH BESAR & BERAT

 


Dalam sidang senat terbuka, IKIP Veteran Semarang belum lama ini menyelenggarakan wisuda k-49. Wisuda dilaksanakan di auditorium kampus Jl. Pawiyatan Luhur IV-17. Adapun jumlah yang diwisuda sebanyak 971 dari 7 (tujuh) program studi, yakni Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Goegrafi, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Guru PAUD, dan Pendidikan Teknik Mesin Otomotif.

Tampak hadir Ketua Yayasan Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan Pembina IKIP Veteran Semarang, Koordinator Kopertis Wilayah VI, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Walikota Semarang, Pimpinan PTN dan PTS, Pejabat militer, Kepolisisan dan Sipil serta tamu undangan lain.

BUKAN TUJUAN AKHIR

Dr. H. Bambang Triono, MM dalam sambutannya mengajak wisudawan menjadi pendidik yang setia kepada Pancasila, UUD 1945 dan bertakwa kepada kepada tuhan yang maha esa, mengamalkan ilmu dan teknologi, serta membina anak didik agar memiliki sikap dan kemampuan mengabdikan diri pada bangsa. “Wisuda adalah langkah awal memasuki kewajiban baru yang lebih besar dan berat. Keserjanaan bukanlah tujuan akhir. Keserjanaan bukanlah segala-galanya, jika tak sanggup berbakti pada negara. Mari kita satukan tekad, karena inilah esensi sesungguhnya.”

Ditambahkan olehnya, bahwa guru memiliki 4 (empat) tugas dan fungsi pokok, yakni sebagai pendidik, pengajar, pelatih dan pembimbing, yang melekat sebagai  kesatuan yang utuh. Guru yang profesional, imbuhnya, adalah yang mampu melaksanakan keempatnya. “Mari kita tingkatkan profesionalisme guru dan mensukseskan program pendiidkan karakter di negeri ini.”

Sementara H. Ali Rosyad, S.Kom, MBA, MM, Ketua Pembina Yayasan mengatakan saat ini telah tumbuh kesadaran untuk mendidik putranya secara dini. Menurutnya, usia dini adalah usia emas. Artinya, bila seseorang mendapat pendidikan yang tepat, maka akan memperoleh kesiapan belajar yang lebih baik menuju jenjang berikutnya.

PENDIDIKAN KARAKTER

Lembaga yang berlokasi di Jl. Pawiyatan Luhur IV/17 Semarang ini menyadari bahwa semakin baik kualitas para guru dalam melaksanakan fungsinya, semakin terjamin pula kesiapan sebuah mesayarakat untuk membangun negaranya. Untuk itu lembaga ini tiada henti mengupayakan peningkatan kualitas perkuliahan, sistem pengajaran dan fasilitas pendidikan. Kemudian membudayakan iklim akademik dengan melakukan kajian, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pembangunan terus diupayakan, tak hanya fisik semata, namun juga karakter. Sebagaiman akita ketahui, seiring masifnya globalisasi, seluruh institut pendidikan mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini hingga perguruan tinggi diharuskan memperkuat pendidikan karakter. Harapannya, para lulusan memiliki jati diri yang kuat, tak sekadar cerdas akademik. Kuatnya jati diri para lulusan akan membuatnya mengerti identitas diri sebagai bangsa yang memiliki sumber daya melimpah dan jumlah penduduk besar. Namun tentu saja kita berharap karakter yang dibangun tidak hanya membentuk kesantunan. Tetapi karakter yang mampu menumbuhkan kasih sayang, toleransi, kreatifitas dan inovasi para peserta didik atau lulusan. Di era globalisasi, hanya bangsa yang berkarakter kuat yang dapat mengambil peran sebagai subyek dalam pergaulan dunia. Sementara bangsa yang tanpa karakter, akan terombang-ambing oleh kepentingan tanpa arah.

Dalam kesempatan tersebut telah diberikan penghargaan kepada para dosen yang telah menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana (S2). Sementara paduan suara mahasiswa mengetengahkan mars dan hyme IKIP Veteran, hyme guru, padang bulan dan buka dikit joss. Alunan hymne guru mengiringi pemberian seikat bunga dari wisudawan kepada rektor. Suasana haru tampak kentara menyelinap pada segenap hadirin.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.