Mahasiswa Universitas Ivet Tampilkan Ragam Budaya Asing Sebagai Tugas Ujian Akhir

Semarang, Puluhan mahasiswa dari 7 Program Studi di Universitas Ivet adakan pementasan ragam budaya asing Sebagai bentuk tugas pada Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Bahasa Inggris.

Kegiatan yang di adakan di Auditorium Universitas Ivet tersebut menampilkan ragam budaya dari 7 Negara diantaranya Jepang, Malaysia, Amerika, Korea, China, India, dan Turki.

Rizky Rochmawan selaku dosen pengampu mata kuliah Bahasa Inggris mengatakan bahwa selain sebagai bentuk tugas pada UAS kegiatan ini juga dalam rangka mengenalkan ragam budaya dari berbagai negara kepada sivitas akademika Universitas Ivet.

“Pada pementasan ini seluruh mahasiswa yang hadir selain melatih kemampuanya dalam berbahasa asing mereka juga belajar mengenai budaya dari 7 Negara yang di tampilkan, inilah yang menjadi daya tarik tersendiri apalagi sejak Universitas Ivet yang dahulu IKIP Veteran dan ATP Veteran berdiri belum ada tugas akhir yang seperti ini,” ujarnya.

Rizky Rochmawan yang juga sebagai Ketua Unit Kerjasama Universitas Ivet tersbebut juga mengatakan akan rutin menggelar kegiatan ini.

“Pementasan ini sudah yang ketiga kalinya kedepan akan kita adakan rutin sehingga akan menjadi daya Tarik tersendiri tentunya juga sebagai bahan promosi bahwa belajar di Universitas Ivet sangat asik, selain itu  kegitan yang kami adakan ini juga sebagai bentuk perwujudan dari salah satu Visi Universitas Ivet yaitu bereputasi International hal ini mendorong kita untuk semangat dalam mewujudkan visi tersebut,” terangnya.

Pengampu Mata Pelajaran Bahasa Inggri tersebut juga menambahkan bahwa dengan menampilkan 7 negara dalam satu pertunjukan ini dengan maksud untuk mewujudkan dunia yang damai,

“Saat ini banyak negara yang bersitegang, kerusuhan dimana – mana maka dari itu pada penampilan kali ini kita menyuguhkan keanekaragaman budaya dari berbagai negara dan berharap agar negara – negara yang sedang konflik bisa segera bersatu,” imbuhannya.

Pada penampilan kali ini ada 7 Program Studi yang tampil diantaranya Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Informatika, Pendidikan Ekonomi, Administrasi Kesehatan, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Vokasional Teknik Mesin, dan Sistem Teknologi Informasi.

Sementara itu salah satu mahasiswa peserta pementasan tersebut Faithul Izzi dari Program Studi Pendidikan Informatika menjelaskan bahwa perlu latihan yang tekun untuk menampilkan salah satu budaya.

“Menampilkan budaya dari negeri India tidaklah mudah perlu belajar dan memahami budaya dari negeri tersebut, untuk itu kami perlu waktu 2 – 3 minggu untuk berlatih apalagi untuk menyatukan kekompakan 25 mahasiswa untuk tampil juga tidak mudah,” ujarnya.

 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Informatika tersebut juga menyampaikan bahwa selain harus mempelajari budayanya kita juga di tuntut untuk belajar Bahasa negara tersebut.

“berbicara dengan Bahasa Inggris saja lumayan susah apalagi berbicara menggunakan Bahasa India ini sebuah tantangan yang luar biasa namun walaupun susah alhamdulilah saat pementasan semua berjalan dengan lancar dan sukses,” imbuhannya.

Dalam acara tersebut selain ada pementasan budaya juga di tampilkan makanan yang khas dari 7 Negara tersebut.