Pengolahan Kedelai Dengan Mesin Tasudo

Pembuatan Tahu Dengan Mesin Tasudo

Senin (22/12), para peserta KKN Vokasi IKIP Veteran Semarang yang berlokasi di Desa Mlilir Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan melaksanakan pelatihan pengolahan kedelai. Tujuan kegiatan tersebut sebagai salah satu program kera KKN Vokasi yaitu upaya meningkatkan peran masyarakat dalam kegiatan ekonomi produkstif hasil-hasil pertanian di desa tersebut berupa penyuluhan tentang pengolahan kedelai yang dapat diproduksi secara praktis menjadi tahu magnesium yang diproduksi dengan menggunakaan mesin Tasudo ujar Joko Suwignyo, S.Pd, ST, MT selaku dosen pembimbing lapangan KKN Vokasi.

Lebih lanjut Joko Suwignyo menjelaskan bahwa pembuatan tahu dengan mesin tasudo jelas lebih sehat dari pada tahu yang diolah secara manual karena menggunakan sari bahari sebagai pengentalnya, sementara tahu biasa zat pengental yang digunakan pada umumnya adalah cuka.

Dalam kesempatan pelatihan tersebut para peserta yang mayoritas para ibu sangat antusias sebab dipraktekkan oleh para mahasiswa IKIP Veteran Semarang, 2 kg kedelai dapat menghasilkan beberapa produk tahu magnesium, donat, nugget, susu kedelai serta kecap dengan cara tidak sedikitpun yang terbuang dari proses pembuatan menggunakan mesin tasudo tersebut, atau dengan modal 2 kg kedelai seharga Rp. 16.000 dapat menghasilkan Rp. 98.000 dengan berbagai produk hasil olahan dari kedelai imbuhnya. Turut menyaksikan acara tersebut Wakil Rektor Akademik Fuad ABdillah, ST, MT, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IKIP Veteran Semarang Drs. Amin SUjatmiko, M.Si dan beberapa dosen lainnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.