Penguatan Tata Kelola SPMI Universitas Ivet Hadirkan koordinator Penjamin Muti Ditjen Belmawa Kemdikbud

Penguatan Tata Kelola SPMI Universitas Ivet Hadirkan koordinator Penjamin Muti Ditjen Belmawa Kemdikbud

Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono memberikan kenang kenangan kepada koordinator Penjamin Muti Ditjen Belmawa Kemdikbud Rahayu Retno Suryani M.Pd. dalam kegiatan Tata Kelola SPMI, kamis (15/04/2021)

 

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Ivet (LPM Unisvet) menggelar kegiatan pengarahan Tata Kelola SPMI untuk penguatan Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di Universitas Ivet dengan narasumber dari koordinator Penjamin Muti Ditjen Belmawa Kemdikbud Rahayu Retno Suryani MPd.

Kegiatan ini di laksanakan di ruang aula gedung Rektorat Unisvet, Kamis (15/04/2021).

Wakil Rektor 1 Unisvet Dr Luluk Elyana menerangkan, acara tersebut bertujuan untuk mencari upaya-upaya dalam rangka penguatan unit kerja di Unisvet agar implementasi SPMI dapat berjalan dengan baik.

“Adapun capaian dari kegiatan ini adalah terimplementasinya Sistem Penjaminan Mutu Internal di semua unit kerja di Universitas Ivet,” terangnya.

Dia lebih jauh menjelaskan tentang beberapa prinsip dalam implementasi SPMI antara lain partisipatif, terstandar, terdokumentasi, sistematis dan berkelanjutan, holistik, serta transparan dan akuntabel. Dia menegaskan pula bahwa implementasi SPMI harus terus berkelanjutan, berkesinambungan, serta bersifat holistik, mengingat setiap komponen memiliki peranan penting.

“Ini butuh kerjasama, perlu kesamaan pola sikap, pola perilaku agar sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat,” ujarnya.

Selain itu dia mengatakan perlu dilakukan monitoring dan evaluasi secara terus menerus untuk menerapkan budaya mutu berdasarkan standar yang telah ditetapkan.

“jika sudah terbiasa melakukan sesuatu sesuai dengan target dan tujuan yang telah direncanakan, maka budaya mutu bisa terealisasi dengan lebih cepat, lancar dan optimal,” Imbuhannya.

Sementara itu Rektor Unisvet Prof Dr Rustono mengatakan implementasi SPMI merupakan suatu keharusan karena telah menjadi salah satu persyaratan dalam akreditasi nasional maupun internasional. Oleh sebab itu dibutuhkan upaya – upaya untuk menguatkan unit kerja, agar SPMI dapat berjalan dengan baik.

“Penguatan unit kerja dalam implementasi SPMI, meliputi penguatan unit dibidang akademik maupun non akademik,” urainya.

Prof Rustono menjelaskan penguatan dibidang akademik meliputi penguatan dibidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu penguatan dibidang non akademik meliputi penguatan tata kelola, kerjasama, peningkatan kapasitas SDM baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.

“Termasuk juga pembinaan prestasi mahasiswa, perbaikan sarana dan prasarana, optimalisasi penggunaan teknologi informasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik, dan pengelolaan keuangan yang baik,” sambungnya.

Rektor Unisvet juga menegaskan implementasi SPMI harus terdokumentasi dengan baik mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan standar, evaluasi pelaksanaan standar, termasuk Audit Mutu Internal (AMI), pengendalian standar dan perbaikan, hingga peningkatan standar yang telah dilakukan.