PKKM Prodi Sejarah Universitas Ivet Hadirkan Youtuber Semarang

Semarang, Implementasi hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang di peroleh Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Ivet menghadirkan beberapa narasumber salah satunya Youtuber ternama di Semarang yaitu Mas Wahid.

Acara yang di adakan di hotel Grasia Semarang selama 2 hari ini sebagai bentuk implementasi hibah yang di peroleh prodi Pendidikan Sejarah dan di tujukan untuk meningkatkan kualitas lulusan dari prodi tersebut.

Menurut salah satu tim PKKM yang juga sebagai PIC pada Prodi Pendidikan Sejarah Eko Heri Widiastuti menyampaikan bahwa Prodi Pendidikan Sejarah ini harapannya selain menjadi guru nantinya juga bisa bekerja atau memiliki usaha di dunia pariwisata lebih tepatnya menjadi seorang Guide.

“Oleh karena itu pada hibah PKKM Prodi Pendidikan Sejarah ini kita manfaatkan dengan mencetak lulusan yang tidak hanya menjadi guru saja namun bisa menjadi guide pasalnya mereka sudah memiliki basic sejarahwan,” ujar Tim PKKM tersebut pada saat pembukaan acara di hotel Grasia pada hari Selasa (6/9).

Eko Heri Widiastuti Tim PKKM sekaligus Ketua LPM Universitas Ivet tersebut juga menambahkan pada tahun 2022 ini ada 2 Program Studi di Universitas Ivet yang mendapatkan hibah PKKM salah satunya yaitu prodi Pendidikan Sejarah.

“Pada Prodi Pendidikan Sejarah ini kami mendapatkan hibah sebesar 400 Juta dengan di bagi beberapa kegiatan dan sebuah alat untuk penunjang kemajuan Prodi, kegiatan yang di adakan tersebut pada akhirnya kami menginginkan para peserta yang semuanya mahasiswa bisa menjadi seorang Guide” imbuhannya

Sementara itu ketua Program PKKM Raditya Ahmad Rifandi menjelaskan bahwa kegiatan pada Program Studi Pendidikan Sejarah ini kami buat beberapa aktifitas baik untuk mahasiswa maupun dosen.

“Khusus bagi mahasiswa setelah mengikuti kegiatan workshop yang di adakan sejak tanggal 30 Agustus 2022 lalu mereka akan di haruskan untuk mengikuti magang di dunia pariwisata bisa ke Dinas Pariwisata ataupun ke Biro Wisata dan disana mereka akan di latih dan terjun langsung bagaimana menjadi guide dan mengurus sebuah perjalanan wisata,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Mas Wahid salah satu narasumber pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa untuk menjadi sukses tidak harus mengikuti apa yang dia pelajari.

“Orang berfikirnya lulusan dari Prodi Pendidikan pasti menjadi guru namun pada kenyataannya tidak malah ada yang menganggur oleh sebab itu saya sangat senang sekali prodi Pendidikan Sejarah Universitas Ivet ini bisa mengajak mahasiswanya untuk bisa memiliki ilmu lain selain menjadi guru,” tuturnya.

Dalam kegiatan terebut Mas Wahid mengajak seluruh peserta untuk bisa membuat branding yang baik sehingga apabila sukses dalam membuat branding maka semuanya akan berjalan dengan baik terutama untuk pengenalan diri ataupun branding yang lainnya.