Prodi Sains Biomedis Universitas Ivet Selengarakan Webinar Bisnis Bidang Kesehatan

Semarang, Program Studi Sains Biomedis Fakultas Kesehatan Universitas Ivet selengarakan webinar dengan mengangkat tema Memulai Strategi Bisnis Dibidang Medicopreneur melalui Zoom pada hari Senin (29/8).

Pada Webinar bisnis yang di adakan oleh Prodi Sains Biomedis ini menggundang beberapa narasumber diantaranya Direktur Rumah Sakit Daerah Wongsonegoro dr Susi Herawati, Dosen Sains Biomedis Universitas Megarezky Ade Irma, dan Founder Selina Herbal M Taufik Hendradinata.

Dalam kegiatan tersebut di ikuti ratusan peserta dari berbagai daerah dan Perguruan Tinggi diantaranya adalah UNISRI, UNIMED, UI, UNAIR, UGM, Universitas Bangka Belitung, UIN Bandar Lampung dan beberapa Universitas lainnya selain itu juga di hadiri oleh Pemerintah Kota Makassar dan Instansi Kesehatan.

Webinar yang di selengarakan oleh Prodi Sains Biomedis merupakan webinar series yang di adakan rutin dengan tujuan untuk mengenalkan Prodi Sains Biomedis dan memberikan ilmu kepada masyarakat tentang Kesehatan

Catur Retno Lestari Ketua Prodi Sains Biomedis menjelaskan bahwa webinar ini merupakan webinar series yang ke 3 harapannya bisa memberikan wawasan yang baru kepada mahasiswa bahwa lulusan dari Sains biomdis tidak hanya menjadi pekerja saja namun juga bisa menjadi pengusaha di bidang medis.

“Pada Webinar ini kita hadirkan narasumber yang luar biasa mulai dari Direktur Rumah Sakit, Owner dari salah satu obat Herbal dan dosen dari Perguruan Tinggi lain dengan tujuan agar menjadi ilmu yang baru bagi mahasiswa selain itu salah satu profil lulusan dari Prodi Sains Biomedis yaitu “Biomedicopreneur” dimana mahasiswa memiliki peluang usaha dibidang kesehatan yang tentunya sangat bermanfaat bagi kesehatan dengan era yang semakin maju dan ingin serba instan,” jelasnya.

Ketua Prodi Sains Biomedis tersebut juga menyampaikan bahwa Indonesia saat ini dihadapkan dengan beberapa masalah kesehatan, seperti Penyakit menular yang tidak kunjung usai seperti HIV AIDS, COVID-19 dan TB, Penyakit Tidak menular juga sekarang meningkat secara drastis seperti obesitas, kanker, Diabetes, dan hipertensi.

“Hal ini menjadi peluang bisnis bagi dunia kesehatan yaitu dengan memberikan kesempatan bagi tenaga-tenaga profesional dan awam untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan yang ada di Indonesia serta mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Catur Retno Lestari menambahkan untuk kegiatan webinar selanjutnya kami akan mengangkat tema-tema yang semakin bermanfaat dan dibutuhkan bagi mahasiswa kesehatan serta masyarakat terutama dibidang Kesehatan.

Dalam sambutanya Direktur Rumah Sakit Daerah Wongsonegoro dr Susi Herawati meyampaikan bahwa rumah sakit itu juga bisa di sebut Medicopreneur sebab antara satu rumah sakit dengan rumah sakit lainya itu juga bersaing dan berkompetisi.

“Maka dari itu kami mempunyai target kerja diantaranya harus lebih baik, lebih cepat, lebih baru, lebih murah tapi tidak murahan dan lebih sederhana dalam memberikan pelayanan dari situ lah kami siap untuk bersaing dengan rumah sakit lain sehingga dengan pelayanan seperti itu maka masyarakat yang akan berobat di Rumah Sakit kami akan merasa puas dengan pelayanan yang kami berikan,” ujarnya.

Sementara itu Dr Luluk Elyana Wakil Rektor 1 Universitas Ivet menyampaikian rasa terimakasihnya kepada para narasumber dan peserta yang hadir pada kegiatan Webinar Bisnis Bidang Kesehatan yang di adakan oleh Prodi Sains Biomedis Fakultas Kesehatan Universitas Ivet.

“kami sangat senang sekali atas kehadirian dari para narasumber pada acara webinar ini, harapan kami semoga para peserta bisa mengikuti hingga akhir sehingga ilmu yang di dapat bisa di terima semua apalagi materi yang di sampaikan cukup menarik, kami juga sangat mengapresiasi kepada Prodi Sains Biomedis yang sudah menyelengarakan acara demi acara untuk mengedukasi masalah Kesehatan,” tuturnya.