Realisasi Technopreneurship, Ivet Garage Jadi Praktik Kewirausahaan Mahasiswa

Realisasi Technopreneurship, Ivet Garage Jadi Praktik Kewirausahaan Mahasiswa

 

Semarang – Universitas Ivet didukung oleh Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) dalam kerjasama meningkatkan keterampilan dan kewirausahaan otomotif mahasiswa. Hal tersebut diwujudkan dengan peluncuran ivet garage yang diinisiasi oleh mahasiswa pendidikan vokasional teknik mesin (pvtm) dan mahasiswa vokasional teknik otomotif  (pvto) pada dies natalis ivet ke-3, Rabu (12/1/2022).

 

Dunia otomotif saat ini terus berkembang selain itu banyak sekali lowongan pekerjaan bidang otomotif. Dosen PVTO Universitas Ivet, Fahmi mengatakan bahwa ivet garage menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan dan kewirausahaan mahasiswa, agar ketika mahasiswa sudah lulus dapat langsung bekerja.

 

IVET GARAGE dikelola oleh mahasiswa yang  telah terampil dibidangnya yangmana melayani jasa servis motor,  ganti oli dan tersedia berbagai sparepart motor. Selain dibuka untuk kalangan sendiri, Ivet Garage ini juga diperuntukan untuk masyarakat umum karena program tersebut menjadi bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada Masyarakat.

 

“sebelum launching, kita juga sudah mengadakan publikasi kepada masyarakat umum dan juga ojol. selain itu, Pada masa launching, kami memberikan gratis servis selama satu minggu dari pembelian oli. Untuk harga,  produk dari kami bisa dikatakan lebih murah dibandingkan yang lain, karena pada saat menentukan harga untuk customer kita melakukan survei di beberapa tempat. Saya harap bengkel ini mampu menjadi wadah yang bermanfaat bagi masyarakat dan juga dapat berkembang di kemudian hari.” Jelas fahmi.

 

Menurut zaenal, salah satu customer Ivet garage menguungkapkan bahwa bengkel menyediakan spare part yang cukup lengkap sehingga lebih mudah dan effisien waktu. “harapan kedepannya  Ivet Garage bisa meningkatkan mutu dari kualitas dan pelayanannya supaya customer akan kembali lagi dan berlangganan di Ivet.” imbuhnya.

Wartawan : Siti Nuratika (Pendidikan Ekonomi)