Rektor Unisvet Semarang Harap Dies Natalis Ke-2 Jadi Penyemangat Lebih Maju Lagi

Rektor Unisvet Semarang Harap Dies Natalis Ke-2 Jadi Penyemangat Lebih Maju Lagi

Penyerahan hadiah lomba oleh ketua pembina Yayasan IKIP Veteran didampingi oleh Rektor Unisvet, di halaman Kampus Unisvet, Bendan Dhuwur, Semarang, Jumat (12/3/2021).
Semarag. Universitas Ivet Semarang telah genap berusia dua tahun dengan ditandai peringatan dies natalis ke-2. Rektor Unisvet, Prof. Rustono berharap, di usia yang kedua ini menjadi penyemangat segenap civitas akademica untuk membuat Unisvet lebih maju lagi.

Hal itu disampaikan Rektor Unisvet usai penyerahan hadiah lomba dalam rangka dies natalis ke-2 dan penyerahan penghargaan dosen/tenaga pendidik berprestasi di halaman kampus Unisvet Semarang, Jumat (12/3/2021).

“Sesuai tema yang kita angkat pada peringatan dies natalis ke-2 ini yaitu Unisvet lebih maju lagi, maka kami berharap pemberian apresiasi kepada para pemenang lomba ini menjadi pemantik dan motivasi agar mereka semangat dalam memajukan dan mengembangkan kampus tercinta,” kata Prof. Rustono.

Kampus Unisvet yang terletak di Bendan Dhuwur itu merupakan penggabungan dari IKIP Veteran dengan Akademi Teknik Perkapalan. Dalam sejarahnya, kampus IKIP Veteran pernah mengalami kejayaan dan menjadi kampus besar.

Semangat dies natalis kali ini mengarah pada pencapaian kejayaan masa lalu tersebut. Bahkan, Prof. Rustono berharap pencapaian ke depan bisa melebihi yang sudah pernah dicapai. Sehingga, menurutnya, tema yang diusung pada dies natalis kali ini sangat tepat.

“Unisvet mengalami kemajuan yang cukup pesat dua tahun belakangan ini. Kami selama dua tahun ini menambah 10 Program Studi (Prodi). Di 2021 ini saja menambah 2 Prodi yaitu Prodi PAI dan Pendidikan Jarak Jauh Pendidikan Vokasi Teknik Mesin (PJJ-PVTM),” ujarnya.

Di dies natalis ini juga, Prof. Rustono mengharapkan Unisvet lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas sebagai universitas yang turut serta memajukan dunia pendidikan khususnya di Jawa Tengah dan di Indonesia serta internasional. Dengan demikian, Universitas Ivet mempunyai kiprah memajukan bangsa dan negara ini.

Untuk itu, ia mendorong dosen untuk berkiprah dalam berbagai kompetisi nasional hingga internasional. Termasuk juga mendorong para dosen untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor III yang juga koordinator Dies Natalis ke-2 Unisvet, Tri Leksono menyampaikan, rangkaian perayaan dies natalis ini telah diselenggarakan sejak Desember 2020 lalu sampai Maret 2021 ini. Meskipun sebenarnya puncak perayaan jatuh pada 19 Februari, yang merupakan tanggal lahirnya Unisvet Semarang.

Rangkaian peringatan dies natalis di antaranya webinar dengan berbagai stake holder seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan lainnya, lomba membuat profil Prodi, lomba pembuatan website, lomba mars Ivet, dan lomba tari kreasi baru.

“Lomba tari kreasi baru ini diharapkan memunculkan inovasi tarian. Pada tahun lalu kita punya tari kuntul dan itu sudah kita patenkan di HAKI,” katanya.

Dari sekian rangkaian, lanjutnya, ada satu kegiatan yang belum terlaksana yaitu seminar internasional yang melibatkan 3 benua. Hingga saat ini, pihaknya masih mengatur ulang pelaksanaan karena harus menyesuaikan dan mencocokkan waktunya.

“Harapannya kita memberika kontribusi hingga internasional bukan, hanya nasional. Sebagaimana visi misi yaitu menjadi kampus bereputasi internasional,” terangnya.

Dalam penyerahan hadiah lomba peringatan dies natalis, diambil juara I-III tiap lomba. Tiap juara mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan. Lomba video profil Prodi, juara I diraih Prodi Gizi, juara II Prodi Pendidikan Informatika, dan juara III diraih Prodi Pendidikan Geografi.

Lomba web desain, juara I diraih Krisna Agna Wicaksono dan Djohan Wijaya (Prodi Bisnis Digital), juara II diraih Ahmad Safrizal, Ais Ananta A, Azza Ulin N (Prodi Sistem & Teknologi Informasi), dan juara III diraih Bimo Sandi M, Muhammad Royan, dan Raya Lina (Prodi Pendidikan Informatika).

Lomba Mars Ivet, juara I diraih Alfina Wirmar R (Prodi BK), juara II diraih Aurelia Thalita Putri (Prodi
Pendidikan Geografi), dan juara III diraih Grace Agina (Prodi Gizi). Sedangkan Lomba tari kreasi baru, juara I diraih Feni Oktaviani (Prodi PPKN), juara II Winda Wulan Sari & Putri Intan (Prodi Pendidikan Sejarah), dan juara III Rima Alfiya Puspita Dewi (Prodi Geografi).