Sambut Mahasiswa Baru Universitas Ivet Slenggarakan Kuliah Umum

Kampus Merdeka Merdeka Belajar Untuk Pendidikan Masa Depan

Semarang, Universitas Ivet selengarakan Kuliah Umum bertemakan Pendidikan Masa Depan dengan Keynote Sepaker Prof. Aris Junaidi, Ph.D., ( Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Pendidikan). Dan sebagai narasumber Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. (Duta Besar Indonesia untuk Uzbekistan dan Prof. Dr. Rustono, M.Hum., (Rektor Universitas Ivet) kegiatan ini di selengarakan di laman zoom cloud meetings pada hari Rabu (16/09).

Dalam forum ini Rektor Universitas Ivet Prof. Dr. Rustono, M.Hum., menyampaikan dalam sambutanya bahwa kuliah umum kali ini kita ambil tema pendidikan masa depan sesuai dengan program kebijakan baru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yaitu kampus merdeka belajar. Kampus merdeka belajar itu sendiri merupakan suatu model pembelajaran yang dimana mahasiswa di tuntut untuk bisa aktif menjadi peneliti, menjadi problem-solver, dan menjadi pembuat strategi bukan hanya sebagai ponoton saja dalam pembelajaran dan dosen bukan lagi sebagai pemberi informasi atau pengajar saja namun juga merubah peran sebagai fasilitator, tutor, dan pembelajar.

Dengan adanya kebijakan baru dari Kemendikbud RI yaitu kampus merdeka belajar mahasiswa juga di harapkan selain menjadi mahsiswa yang aktif dalam perkuliahan, mahasiswa juga harus dapat memahami wawasan kebangsaan dan bela negara yang tertuang dalam UUD 1945, Pancasila, Bhineka tungal Eka, dan NKRI kemudian mengembangkan jiwa kepemimpinan dalam hal berorganisasi bisa dalam bentuk ekstrakulikuler atau unit kegiatan mahasiswa dari kampus lalu menjadi pembelajar sepanjang hayat untuk tetap survive di setiap perkembangan zaman hal ini di sampaikan oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Pendidikan Prof. Aris Junaidi, Ph.D.

Selain itu dalam kampus merdeka belajar nantinya kampus di harapkan harus siap dan bisa lebih memperbanyak bekerjasama dengan perguruan tinggi, tempat industry dan instansi pemerintah baik dalam maupun luar negeri di karenakan dalam kebijakan kampus merdeka belajar mahasiswa dapat mengambil SKS di luar kampus asal, kemudian kegiatan permagangan, pertukaran pelajar, dan kegiatan studi atau proyek independen imbuhan dari Prof. Aris Junaidi, Ph.D.

Sebagai narasumber dalam acara kuliah umum Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. menyampaikan bahwa dalam pendidikan masa depan hal yang terpenting adalah bagaimana cara mengubah manusia dari kondisi yang apa adanya kepada kondisi yang bagaimana seharusnya dan kemudian dapat menciptakan ilmu untuk mengubah masa depan. Untuk mewujudkan pendidikan masa depan mahasiswa perlu berfikir kritis, kreatif dalam berinovasi, menjalin komunikasi dan dapat berkolaborasi yang baik, kemudian memiliki kemapuan dalam hal tehnologi serta media literasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.