Universitas Ivet Adakan Sharing Akreditasi Dengan BAN PT

Universitas Ivet Adakan Sharing Akreditasi Dengan BAN PT

Semarang – Terkait Perubahan Akreditasi Program Studi (APS) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) ke Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Universitas Ivet adakan Audiensi dan Silahturahmi dengan BAN PT secara daring melalui media Zoom pada hari Senin (14/2).

Kegiatan yang di ikuti Seluruh Dekan, Kaprodi, Dan Pejabat Rektorat Universitas Ivet tersebut di hadiri langsung oleh Anggota Dewan Eksekutif BANPT Dr Slamet Wahyudi.

Dalam forum tersebut Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini di harapkan bisa membawa angin segar persiapan Akreditasi.

“Di Hadirkannya Tim akreditasi dari BAN PT tersebut di harapkan bisa menjawab pertanyaan yang telah di siapkan sehingga persiapan dari akreditasi bisa 100 % baik itu akreditasi program studi maupun akreditasi perguruan tinggi,”ujarnya.

Sebagai mana telah di umumkannya perubahan akreditasi program studi dari BAN PT ke LAM PT yang berdasarkan pada peraturan BAN PT Nomor 9 Tahun 2020.

Menurut BAN PT Ada lima LAM yang telah mendapatkan persetujuan dari Mendikbud Ristek diantaranya LAM Teknik, LAM Kependidikan, LAM Infokom, LAMSAMA, dan LAMEMBA.

“Di Universitas Ivet seluruh prodi mulai April 2022 akan menggunakan akreditasi dari LAM bukan BAN PT lagi jadi perlu di persiapkan secara matang apa lagi akreditasi dari LAM ini berbayar tidak seperti akreditasi dari BAN PT yang di biaya oleh pemerintah 100 persen,” ujar Sekretaris LPM Dyah Setyaningrum.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Luluk Elyana menjelaskan bahwa perlu adanya bimbingan dan arahan dari BAN PT terkait juga akan adanya akreditasi perguruan tinggi.

“Untuk Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) masih di bawah lingkup BAN PT dan Universitas Ivet masa berlaku akreditasinya sampai 28 Desember 2023 hal ini perlu di persiapkan secara matang sejak sekarang mengingat saat ini ada 24 Program Studi dan beberapa di antaranya masih belum terakreditaia karena masih sangat baru, maka dari itu seluruh Pejabat Struktural baik Dekan, Kaprodi, Dan Unit kita kumpulkan agar supaya mempersiapkan secara matang dan kalau bisa seluruh nilai akreditasi di program studi minimal bernilai Baik Sekali dengan seperti itu maka tentu akan bertahan status akreditasinya malah kalau bisa berubah menjadi Unggul,” jelasnya.