Universitas Ivet Berhasil Raih Pendanaan Program Matching Fund Kedaireka 2022

Semarang, Universitas Ivet kembali mendapatkan hibah dari kemendikbud ristek kali ini melalui program Matching Found Kedaireka tahun 2022.

Keberhasilan Universitas Ivet tidak lepas dari tim yang solid untuk memenangkan program atas dana hibah sebesar Rp.365.000.000.

Perolehan dana hibah penelitian tersebut tercatat pada pengumuman resmi yang disampaikan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi dan Riset Republik Indonesia pada Bacth 5 Tahun 2022 dengan memilih tema kreasi edupark virtual reality sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman tentang profil pelajar pancasila.

Adapun Tim pengusul Universitas Ivet terdiri dari Dr Luluk Elyana, R Irlanto Sudomo, Lenny Kurniati, Destia Wahyu, Raditya Ahmad Rifandi, Ratna Dwi Kurniawan.

Sementara untuk penandatangan(MoU) dilaksanakan di Gedung Direktorat Pendidikan Tinggi dan Riset Senayan Jakarta pada bulan Agustus 2022

Menurut Ketua Tim pengusul dari Universitas Ivet Dr Luluk Elyana menjelaskan bahwa kompetisi hibah Matching Found itu tidak mudah.

“Kita berjuang sejak batch 2 namun baru lolos di Batch 5 hal ini merupakan bentuk perjuangan dan kekompakan yang luar biasa oleh tim sehingga pada bulan Agustus 2022 lalu Tema kami lolos pada kompetisi ini, harapannya dengan lolosnya hibah ini Universitas Ivet bisa semakin maju dan akan selalu berinovasi untuk memajukan bangsa Indonesia khususnya di bidang pendidikan,” ujar Dr Luluk Elyana ketua Tim Pengusul yang juga sebagai Wakil Rektor 1 Universitas Ivet.

Wakil Rektor 1 Universitas Ivet tersebut juga menjelaskan bahwa dengan di buatnya tema tersebut bisa memberikan solusi dan bantuan aplikatif yang stategis tentang profil pelajar pancasila kepada para guru di beberapa sekolah.

“Kita sekarang sudah memasuki era di mana teknologi sudah sangat maju untuk itu perlu adanya inovasi maka dari itu hibah ini kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas para guru – guru di sekolahan sehingga bisa mengikuti aturan dan arahan dari pemerintah dengan kurikulum baru yaitu Merdeka Belajar,” tuturnya.

Dr Luluk Elyana juga menambahkan bahwa para guru terebut perlu adanya pendampingan dari tim akademisi Perguruan Tinggi untuk peningkatan kualitas.

“Hibah ini kami bagi di berbagai aktifitas yang di mulai pada bulan September 2022 hingga pelaporan nanti pada bulan Desember 2022 dan yang pada akhirnya pada aktivitas yang kita adakan ini bisa menciptakan sebuah aplikasi yang akan ada di Playstore tentang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila,” Imbuhannya.

Sementara itu Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono menyampaikan rasa terimakasihnya atas kehadiran Bapak Ibu Peserta dari berbagai daerah pada dalam kegiatan FGD Aktivitas 1 hibah Matching Found.

“Forum Grup Diskusi (FGD) sangat penting di ikuti oleh peserta sebab dari hasil diskusi nantinya bisa Mendapatkan Inovasi untuk proses pembuatan aplikasi Virtual Reality sebagai media pembelajaran sesuai dengan tema yang di ajukan sebagai hibah Matching Found dan juga sesuai kebutuhan yang di harapkan oleh para guru yang menjadi peserta pada hari ini,” ujar Rektor Universitas Ivet saat membuka acara FGD Hibah Matching Found di Hotel Candi Indah Hari Kamis (15/9).

Dalam aktivitasnya Hibah Matching Found di Universitas Ivet bekerjasama dengan salah satu mitra untuk pembuatan media pembelajaran yaitu PT Taman Media Digital.

Rektor Universitas Ivet juga berharap seluruh peserta bisa mengikuti dengan baik dan pada akhirnya bisa bersama membuat media pembelajaran untuk para siswa.

“Suatu kemajuan yang kita tunggu pasalnya media pembelajaran saat ini kurang begitu baik dengan adanya kegiatan ini maka kita harus meningkatkan media Pembelajaran yang ada  untuk itu harapannya dalam kegiatan ini bisa di ikuti dengan baik dan sesuai dengan yang di butuhkan oleh pihak sekolah sebab yang hadir ini mulai dari jenjang sekolah PAUD, SD, sampai SMP,” Imbuhannya.

Salah satu peserta Iis setiawati Pengawas TK Kecamatam Toroh Grobogan menyampaikan rasa terimakasihnya telah di undang dalam kegiatan ini.

“Merupakan suatu kehormatan dan suatu berkah yang pasti banyak sekali ilmu yg di dapatkan, 
Pelajar pancasila sebagai perwujudan pelajar Indonesia jadi pelatihan ini sangat berguna sekali harapannya dengan mengikuti pelatihan ini bisa menyusun media pembelajaran yang sesuai di zaman sekarang,” tuturnya.