Universitas Ivet KKN di 36 Desa di seluruh wilayah Jawa Tengah

SEMARANG – Universitas Ivet Semarang fokus menerjunkan mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) ke seluruh wilayah di Jateng. Jumlah peserta KKN ada 539 orang. Mereka ditempatkan di 12 kabupaten, 16 kecamatan, dan 36 desa. Sebab, kampus ini merasa terpanggil memberikan pemberdayaan, menjalin kemitraan dan berbagi ilmu maupun pengetahuan kepada semua pemangku kepentingan di wilayah ini.

“ini adalah KKN pertama yang di slengarakan oleh universitas IVET dengan tema  belajar dan bekerjasama dengan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan. KKN kali ini di bagi ke 36 desa di ujung paling barat ada di Bantarkawung Brebes di paling timur ada di Blora dan selatan ada di Klaten dan untuk utara ada di Pati‘’ tutur Ketua KKN Drs.Agustinus Sutriyanto Hadi M.Si.

Kami memulai kembali menerjunkan mahasiswa KKN yang merupakan bagian dari skema pengabdian masyarakat. Sebisa mungkin juga program kampus ini menjangkau seluruh wilayah di Jawa Tengah. Kami memiliki tanggung jawab besar memberikan sumbang saran pemikiran dan mendorong kemajuan untuk provinsi ini,’’ tutur Rektor Universitas Ivet, Prof Dr Rustono M.Hum di sela-sela forum pembekalan yang dilanjutkan pelepasan peserta KKN,

kemarin.Forum itu juga mengundang jajaran wakil rektor, dekan, dan unsur yayasan. Tak kurang untuk menghindari hal buruk selama perjalanan mahasiswa ke lokasi tujuan yang bisa mencapai jarak ratusan kilometer, disediakan angkutan. Selain itu, juga digelar doa bersama oleh para civitas academica. Prof Dr. Rustono M.Hum menegaskan program kuliah kerja nyata menjadi media berbagi ilmu dan pengetahuan oleh masyarakat kampus. Selebihnya mereka juga harus peka menyerap persoalan yang mengemuka di lokasi pengabdian. Tujuannya setelah bisa memahami problematika yang muncul akan bisa dicarikan jalan keluar oleh pihak perguruan tinggi.

Suara merdeka cetak kamis 14 Februari 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.