Universitas Ivet Lolos Sebagai Pertisas Pada Program Detasering Dirjen Dikti

Universitas Ivet Lolos Sebagai Pertisas Pada Program Detasering Dirjen Dikti

Semarang, Universitas Ivet menjadi salah satu perguruan tinggi yang berhasil lolos menerima hibah program Detasering yang digagas oleh Kemendikbud Ristek RI Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Tahun 2021.

Dalam program Detasering ini Universitas Ivet Lolos Sebagai Perguruan Tinggi Sasaran (Pertisas) di mana perguruan tinggi yang menjadi Pertisas akan mendapatkan bimbingan dalam meningkatkan atau mengembangkan sebagian dari kegiatan penyelenggaraan Tridharma dan pengelolaan Perguruan Tinggi dari Detaser.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Dr Luluk Elyana merasa sangat bangga sekali terhadap kinerja para dosen yang beberapa kali menuai prestasi.

“Syukur Alhamdulillah proposal yang kita ajukan lolos hingga kita sekarang menjadi Perguruan Tinggi Sasaran (PERTISAS) dalam program Detasering Kemendikbud Ristek Tahun 2021, Program Detasering ini sangat penting dan sangat dibutuhkan bagi perguruan tinggi pasalnya hasil akhir dari kegiatan Detasering ini tentu akan meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Universitas Ivet, sehingga dengan mengikuti program tersebut maka Universitas Ivet akan lebih siap dalam pencapaian mutu terbaik pada Indikator Kinerja Utama Pendidikan Tinggi,” Ujar Wakil Rektor 1 saat di temui di Gedung Rektorat Unisvet Kamis (19/8/21).

Dr Luluk Elyana berharap agar para dosen peserta Pertisas mengikuti kegiatan Detasering dengan baik.

“manfaatkan kegiatan ini secara penuh berangkatlah dari rasa ingin tahu dan keinginan untuk berprestasi. Selamat menimba Ilmu, pengalaman, dan keahlian, berupayalah untuk menjadi peserta atau penerima manfaat yang menyenangkan “Imbuhannya.

Sementara itu salah satu dosen peserta Pertisas dari Universitas Ivet Lenny Kurniati MPd menyampaikan bahwa Unisvet akan melaksanakan satu program utama hibah Detasering dengan Tiga kegiatan.

“program yang kami dapat dalam hibah ini adalah Program Penelitian dengan kegiatan Pelatihan dan pendampingan penulisan karya ilmiah, Penyusunan proposal penelitian dan pencarian kepustakaan berbasis internet, dan Penyusunan Roadmap Penelitian dan Penguasaan manajemen kepustakaan, contoh EndNote,Mendeley, Zotero, dll,”Ujarnya dosen dari Prodi Pendidikan Matematika Unisvet.

Dosen Prodi Pendidikan Matematika Unisvet tersebut menyampaikan bahwa kami akan di bimbing langsung selama 25 hari oleh Detaser yaitu Dr Ir Dwatmadji Dosen dari Universitas Bengkulu.

“Muliai bulan Agustus hingga November 2021 nanti kami akan mendapatkan bimbimbangn langsung untuk peningkatan kualitas penelitian oleh Detaser secara daring sampai pada Monitoring evaluasi pada bulan desember nanti,”Ujar Lenny Kurniati.

Lenny Kurniati menambahkan bahwa tujuan kami untuk mengikuti program ini yaitu untuk memajukan mutu dari penelitian para dosen di Universitas Ivet khususnya Fakultas Saintek.

“Di program Detasering Kemdikbud Ristek tahun 2021 dosen yang mengikuti Pertisas dari Universitas Ivet adalah dosen dari program studi Pendidikan Matematika diantaranya Destia Wahyu Hidayati MPd dan Ratih Kusumawati MPd, kami dan tim nantinya akan lebih fokus untuk memajukan kualitas penelitian Dosen di Program Studi yang ada di Fakultas Saintek Universitas Ivet,”Imbuhannya.