Universitas Ivet Menjadi Percontohan Perguruan Tinggi Lain Pengelolaan Hibah RPL Dari Kemdikbud Ristek RI

Universitas Ivet Menjadi Percontohan Perguruan Tinggi Lain Pengelolaan Hibah RPL Dari Kemdikbud Ristek RI

Semarang – Universitas Ivet Semarang kembali menoreh prestasi, kali ini dalam hal pengelolaan hibah dan penyelenggaraan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang di adakan oleh Kemdikbud Ristek melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Prestasi ini di peroleh dalam hal penilaian oleh tim dari Belmawa bahwa pelaporan yang di buat oleh Universitas Ivet ini sempurna dan tepat waktu selain itu juga penyelenggaraan RPL di Universitas Ivet ini sudah lama, hal ini di sampaikan oleh Ketua Unit RPL Universitas Ivet Dr Fifti Istiklaili dalam kegiatan Rapat Finalisasi laporan akhir dari program hibah bantuan pemerintah dalam penyelenggaraan RPL tipe A2 di Universitas Ivet yang di selengarakan di Hotel Candi Indah Semarang pada hari Kamis (16/12).

Dr Fifti sekaligus juga sebagai Dekan FKIP UNISVET ini menyampaikan bahwa  menjadi kebanggaan sebab ini merupakan suatu prestasi di bidang penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia.

“Universitas Ivet menjadi percontohan dari perguruan tinggi di Jawa Tengah dalam penyelenggaraan dan pelaporan dalam hibah dari program RPL bahkan apabila ada perguruan tinggi yang akan menyelenggarakan program RPL harus belajar di Universitas Ivet terlebih dulu,” ujarnya saat di temui dalam acara terpisah.

Dekan FKIP tersebut juga menambahkan bahwa kesuksesan ini berkat kerja keras yang baik oleh para Assesor.

“Ada 13 Assesor dari 6 Program Studi yang mendapatkan hibah RPL dan Program Studi PG PAUD sebagai pionir di Universitas Ivet pasalnya Prodi PG PAUD adalah prodi yang pertama kali memiliki Program RPL dan sudah meluluskan ratusan bahkan ribuan mahasiswa dari berbagai angkatan mulai dari tahun 2018,” imbuhannya.

Dr Fifti juga menyampaikan bahwa untuk tahun akademik 2021/2022 dari 450 pendaftar program RPL hanya 375 mahasiswa saja yang di terima.

“Pasalnya ada beberapa calon mahasiswa yang tidak memenuhi syarat, sebenarnya mudah untuk masuk program RPL namun tentu harus memiliki kualifikasi khusus atas Capaian Pembelajaran (CP) seseorang yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal,” terangnya.

Sementara itu Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono menyampaikan dalam sambutanya bahwa pelaporan hibah ini harus benar dan jujur.

“Karena kalau tidak jujur akibatnya fatal sebab kesuksesan itu berawal dari kejujuran maka dari itu saya harapkan pelaporan hibah RPL yang di dapatkan dari Kemdikbud Ristek ini harus di buat seadanya dan sebenar – benarnya dan alhamdulillah perguruan tinggi kita itu pelaporannya terbaik sehingga menjadi percontohan dari perguruan tinggi yang lain terutama perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah,” ujar Rektor Universitas Ivet tersebut.

Prof Rus sapaan akrab Rektor Universitas Ivet tersebut juga sangat mengapresiasi atas kinerja dari para Assesor dan Unit RPL yang telah sukses menyelenggarakan program RPL.

“Sangat bangga atas capaian yang luar biasa di tahun 2021 ini harapannya di tahun mendatang Prestasi – Prestasi juga akan di peroleh kembali terutama program studi lain yg belum mendapatkan hibah alhamdulillah Selain hibah RPL ini Universitas Ivet juga mendapatkan hibah Program Kompetensi Kampus Merdeka dari Kemdikbud Ristek, jadi sungguh sangat bahagia Universitas Ivet berkat kinerja keras bapak ibu dosen,”imbuhannya.