Universitas Ivet Tambah Dosen Bersertifikat BNSP

Universitas Ivet Tambah Dosen Bersertifikat BNSP

Semarang – Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin (PVTM) Universitas Ivet sebagai pengelola Program Kompetisi Kampus Merdeka Melalui LSP Universitas Ivet melaksanan uji kompetensi dengan tujuan untuk peningkatan kompetensi dosen, guna menambah jumlah dosen asesor bersertifikat BNSP.

Kegiatan yang di selengarakan secara Luring tersebut diikuti 16 Dosen dari tanggal 22-23 Oktober 2021 di Hotel Grasia Semarang.

Rektor Unisvet Prof Rustono dalam sambutan pada kegiatan pelatihan asesor kompetensi di Hotel Grasia belum lama ini mengatakan Perguruan Tinggi yang berkualitas dapat dilihat dari SDM yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.

“Untuk itu, peningkatan kompetensi dosen harus dilaksanakan. Tak hanya kompetensi tetapi juga perlu standar yang terukur. Oleh karena itu, sangat penting adanya uji kompetensi dan mendapatkan sertifikat pengakuan dari BNSP,”Ujarnya.

Hadir dalam kegiatan itu Komisioner BNSP Mohammad Zubair Secara virtual, Mohammad Zubair menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi di perguruan tinggi dapat dilaksanakan oleh PT yang bekerja sama dengan organisasi atau lembaga sertifikasi terakreditasi atau terlisensi BNSP.

“Unisvet sudah memiliki LSP P1 yang sudah memiliki lisensi BNSP sejak tahun 2020. LSP P1 ini bisa menjadi lembaga unggulan Unisvet yang bertujuan meningkatkan kompetensi SDM baik untuk dosen maupun mahasiswanya,”tuturnya.

Mohammad Zubair menambahkan Dengan adanya LSP P1 Unisvet diharapkan civitas akademik khususnya di Unisvet memiliki sertifikat kompetensi sesuai bidangnya.

Secara terpisah Direktur LSP P1 Unisvet Dhega Febriharsa mengatakan sertifikasi kompetensi dilakukan secara sistematis dan objektif melalui asesmen yang terukur.

“Asesmen menjadi bagian penting sertifikasi kompetensi karena merupakan penilaian kepada seseorang terhadap pemenuhan persyaratan yang ditetapkan dalam skema sertifikasi tertentu,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Prodi PVTM Bayu Ariwibowo yang juga selaku Ketua Tim PKKM Universitas Ivet menjelaskan Untuk meningkatkan Indikator Kinerja Utama MBKM nomor 1 yaitu  lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Lewat aktivitas ini di harapkan program studi PVTM memiliki dosen yg bersertifikat asesor kompetensi, sehingga memungkinkan dapat melaksanakan asesmen sesuai standar nasional, dimana pada akhirnya berimbas pada lulusan yg memiliki sertifikat uji kompetensi, Impack dari sertifikat tersebut, diharapkan dapat menambah kepercayaan diri lulusan untuk masuk dan bersaing di dunia kerja”jelasnya.