Visitasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) di IKIP Veteran Semarang Oleh Asesor BAN PT

Copy of DSC02958

Pada tanggal 9 hingga 11 April 2015 yang lalu IKIP Veteran Semarang (IVET ) telah divisitasi oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Visitasi ini merupakan salah satu bagian proses akreditasi yang telah diajukan oleh IVET kepada BAN PT untuk menindaklajuti surat edaran Direktur Jenderal Pendiidikan Tinggi Nomor: 194/E.E3/AK/2014 tentang Izin Penyelenggraan dan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi. Tiga asesor BAN PT yang berkunjung ke IVET tersebut adalah:

  1. Prof. DR. Taslim Ersam , MS. ( ITS Surabaya )
  2. Prof. DR.Syahnur Said, MS. ( UMI Makassar )
  3. DR. Mahriyuni, M.Hum. ( UNIMED Medan )

Rangkaian acara visitasi AIPT di IVET pada hari pertama diawali dengan pertemuan dengan Rektor dan para Wakil Rektor IVET bersama tiga asesor BAN PT bertempat di ruang Rektor di lanjutkan dengan perkenalan dosen dan segenap karyawan di ruang Lt. III gedung rektorat. Dalam kesempatan tersebut Rektor IVET DR. Bambang Triono, MM menyampaikan berbagai perkembangan dan prestasi yang telah diperoleh dalam jangka waktu tiga tahun terakhir. Acara di lanjutkan dengan diskusi panel antara team assessor dengan para pejabat IVET. Pada kesempatan diskusi tersebut, beberapa aspek menjadi perhatian oleh asesor BAN PT. Yang pertama adalah pentingnya sinkronisasi seluruh data dari seluruh unit kerja IVET menggunakan sistem yang terintegrasi. Data yang sinkron menjadi dasar setiap pengambilan keputusan yang dilakukan di setiap hirarki organisasi IVET. Yang kedua adalah pentingnya percepatan dalam peningkatan kompetensi dan kualifikasi dosen IVET untuk mendukung visi IVET sebagai perguruan tinggi yang professional, unggul dan berkarakter enterpreneur. Yang ketiga adalah perlunya peningkatan produktivitas dosen dan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.

Sementara itu, Prof. DR. Taslim Ersam. selaku koordinator team asesor, dalam diskusinya dengan lembaga penjamin mutu IVET terhadap pegembangan Standar Mutu yang digunakan agar visi, misi dan tujuan IVET segera tercapai. Guru Besar ITS di bidang mechanical chemistry tersebut menekankan perlunya quality awareness sebagai landasan dalam membangun Sistem Penjaminan Mutu di IVET.

Agenda visitasi asesor BAN PT pada hari kedua diawali dengan peninjauan sarana dan prasarana IVET, oleh Dr, Mahriyuni, M.Hum yang meliputi fasilitas laboratorium, gedung uji kompetensi guru, lab.school belia, rusunawa lab. teacherpreneur dan perpustakaan. Dalam kunjungan ke salah satu laboratorium, asesor BAN PT tersebut megingatkan bahwa laboratorium harus memperhatikan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), agar lulusan yang dihasilkan memiliki daya saing global. Sedangkan dalam kunjungan ke UPT perpustakaan IVET, asesor merekomendasikan peningkatan layanan kepada civitas akademika dalam bentuk jam pelayanan dan koleksi jurnal internasional. Agenda visitasi AIPT IVET diakhiri dengan pembahasan dan penandatanganan Berita Acara Visitasi dan Laporan ke BAN-PT oleh asesor BAN PT dan pimpinan IVET.

Pada kesempatan lain, Wakil Rektor I , Fuad Abdillah, ST, MT. menjelaskan bahwa vistiasi AIPT ini merupakan bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) serta sebagai upaya untuk menjaga kredibilitas IVET kepada stakeholders. Selain itu, proses akreditasi juga untuk memenuhi beberapa undang-undang dan peraturan yang berlaku, antara lain: UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, UU No 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Peraturan Pemerintah Nomor 17 dan 66 tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, Permendiknas No. 63 tahun 2009 Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.