Wakil Rektor 1 : Jurnal Ilmiah Yang Bermutu Bisa Meningkatkan Nilai Akreditasi

Jurnal Ilmiah Yang Bermutu Bisa Meningkatkan Nilai Akreditasi

Semarang, pentingnya jurnal ilmiah bagi lembaga pendidikan tinggi sangat berpengaruh besar akan mutu dan kualitas dari lembaga tersebut apalagi jurnal ilmiah juga termasuk dalam unsur tridharma perguruan tinggi. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ivet bekerjasama dengan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik mengadakan sharing bersama pengelola jurnal Program Studi di lingkungan Universitas Ivet. kegiatan ini diadakan di ruang rapat LPPM selasa, (22/12).

Dalam forum ini Universitas Ivet menghadirkan pengelola jurnal dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) yoris adi maretta, ”tujuan kami menghadirkan pengelola jurnal dari UNNES untuk membantu pengelola jurnal Program Studi di Universitas Ivet agar dapat pencerahan dan motivasi agar semakin semangat dalam mengembangkan jurnal di program studinya masing masing, ujar Wakil Rektor 1 Dr Luluk Elyana.

Wakil Rektor 1 menjelaskan bahwa jurnal ilmiah dosen itu juga berpengaruh besar terhadap peningkatan nilai akreditasi contohnya salah satu Program Studi di Universitas Ivet yaitu Program Studi Pendidikan Informatika yang dimana baru pertama kali akreditasi namun sudah mendapatkan nilai yang baik yaitu terakreditasi “B” sebab salah satu dosen di Program Studi tersebut sudah memiliki jurnal hingga international atau masuk kedalam jurnal scopus.”harapanya dengan adanya forum ini pengelola jurnal Program Studi bisa memberikan motivasi kepada dosen di Program Studinya untuk bisa bersama -sama memajukan Program Studi dengan meningkatkan mutu dari penelitian atau artikel yang di buat.

Ketua LPPM Universitas Ivet Dr Slamet menyampaikan Universitas Ivet memiliki kurang lebih 16 jurnal yang di kelola oleh masing masing program studi dan fakultas diantaranya Program Studi Administrasi Kesehatan dengan nama jurnal Indonesian Journal of Health Community (IJHeCo), Program Studi Pendidikan Sejarah dengan nama jurnal Historica education journal (Jurnal humaniora, sosial-budaya, sejarah dan pendidikan sejarah, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dengan nama jurnal Sentra Cendekia, Program Studi Pendidikan Informatika dengan nama jurnal Journal of informatics education (joined journal), Program Studi Pendidikan Ekonomi dengan nama jurnal Journal of Economic Education and Entrepreneurship, Program Studi Pendidikan Geografi dengan nama jurnal Indonesian Journal of Geography Education (IJGE), Program Studi Pendidikan IPA dengan nama jurnal JIPVA, Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi dengan nama jurnal Journal of systems, information technology and electronic engineering (J-SITE), Program Studi Pendidikan Matematika dengan nama jurnal Journal of Medives, Program Studi Ilmu Lingkungan dengan nama jurnal enviromental science and sustainable journal, Program Studi PVTM dengan nama jurnal Journal of Vocational Education and Automotive Technology (JOVEAT), Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan dengan nama jurnal JUSTICIA AND DEMOCRATIA (Jurnal ideologi, hukum, politik, sosial budaya, & pendidikan), fakultas Kemaritiman dengan nama jurnal Marine Science and Technology Journal (Maristec), jurnal Pawiyatan (Jurnal  Pendidikan & Inovasi Teknologi dalam Pendidikan) dan jurnal MANGGALI (Jurnal Kemitraan & Pengabdian Masyarakat) yang keduanya di kelola oleh unit Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Ke-16 jurnal ini ada yang sudah terindeks nasional diantaranya jurnal JIPVA dari Program Studi Pendidikan IPA, Journal of Medives dari Program Studi Pendidikan IPA, Journal of informatics education (Joined Journal) dari Program Studi Pendidikan Informatika. “harapan kami dengan adanya forum ini semua pengelola jurnal agar bisa meningkatkan kualitas artikel agar penilaian bisa meningkat supaya dapat di akui atau terindeks secara nasional atau bahkan international” Ujar Ketua LPPM dalam keterangan pers.